Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan kader dalam memanfaatkan lahan melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk pencegahan malaria. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan dengan memberikan edukasi dan pendampingan pada kader. Peserta yang mengikut kegiatan sebanyak 20 kader posyandu. 100 Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Manfaatnya. Tanaman obat keluarga atau biasa disingkat Toga merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional. Penggunaan tanaman sebagai pengobatan herbal sudah dipraktekkan sejak jaman Mesir kuno sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi. Berikut beberapa tumbuhan obat dan manfaat yang terkandung didalamnya, dilansir dari buku Tanaman Obat untuk Mengatasi Rematik dan Asam Urat (2003) karya Prapti Utami, yaitu: menyembuhkan luka, meningkatkan kesehatan pencernaan, menjaga kesehatan mulut, dan obat jerawat. Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan 1. Mengetahui pendeskripsian tanaman obat. 2. Untuk mengetahui jenis tanaman obat apa saja yang dapat kita manfaatkan untuk mengisi apotek hidup. D. Manfaat Penelitian Penelitian ini memiliki manfaat sebagai berikut. 1. Dapat mengetahui apa saja jenis tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk mengisi apotek hidup. 2. Berikut ini adalah contoh tanaman obat keluarga yang paling populer dan mudah ditanam dan dipelihara: 1. Taman Obat Keluarga Jahe (Zingiber officinale) Pexels--Jahe. Jahe adalah anggota suku Zingiberaceae. Merupakan tanaman herba semusim, tegak, tinggi 40-50 cm. Ada tiga jenis jahe yaitu gajah, emprit, dan merah. .

tanaman obat keluarga kemenkes